"Foto by" Yasser sedang menikmati seduhan kopi di salah satu tempat ketenangan
kebergnancing.com *Aceh Tengah, Masuk bulan ke-8 pasca bencana hidrometeorologi di wilayah tengah Aceh, proses perbaikan dan pemulihan jalan masih sebatas wacana tanpa bukti nyata di lapangan. Kondisi ini membuat masyarakat khawatir masa depan mereka terus dihantui ketidakpastian.
Di tengah kelambanan pemerintah, warga terdampak justru bergotong royong secara swadaya untuk memulihkan akses jalan dan permukiman. Salah satu yang menjadi sorotan adalah Jalan Tajuk Enang-Enang, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Bener Meriah.
Jalan tersebut sempat viral pekan lalu setelah dilarang dibuka oleh Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional BPJN Provinsi Aceh. Sikap BPJN tersebut memicu kecaman warga. Akibat tekanan massa, Kepala BPJN akhirnya menemui masyarakat dan Koordinator Pemulihan Jalan Enang-Enang, Syahrial Abadi, untuk menyampaikan permintaan maaf secara langsung.
Namun di saat konflik warga dan BPJN telah diselesaikan melalui musyawarah dan kesepakatan bersama, Wakil Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh DPRA, Salihin, justru baru bersuara lantang mengkritik BPJN.
“Selanjutnya apa? Tidak kesiangan bolong?” sindir Yaser Arafat, tokoh muda Gayo.
Menurut Yaser, sikap Salihin terkesan mencari muka di tengah penderitaan masyarakat. “Seharusnya berjuang dan mencari solusi pemulihan dari awal, bukan teriak di siang bolong setelah masalahnya selesai,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Abdul Salim. Ia menyayangkan suara DPRA yang kini dianggap ‘angin lalu’ dan dinilai lebay. “Bukannya teriakan dan suara lantang itu dimanfaatkan sejak awal untuk pemulihan masa depan rakyat wilayah tengah,” ujarnya.
Masyarakat mendesak seluruh anggota DPRA untuk turun langsung, mengawal anggaran, dan memastikan pemulihan infrastruktur di Dataran Tinggi Gayo tidak lagi sekadar “kiasan”.
kebergenancing.com – Petani di Kabupaten Aceh Tengah sudah hampir 8 bulan tidak bisa menggarap sawah karena aliran air irigasi terhenti. Akibatnya ribuan hektar sawah mengering dan petani terancam gagal panen serta kelaparan.
Melihat kondisi darurat ini, DPD PSI Kabupaten Aceh Tengah bergerak
kebergnancing.com *Aceh Tengah, Masuk bulan ke-8 pasca bencana hidrometeorologi di wilayah tengah Aceh, proses perbaikan dan pemulihan jalan masih sebatas wacana tanpa bukti nyata di lapangan. Kondisi ini membuat masyarakat khawatir masa depan mereka terus dihantui ketidakpastian.
Di
kebergenancing.com Aceh Tengah, Tokoh muda Yasser Arafat secara resmi melayangkan somasi kepada Balai Pelaksanaan Jalan Nasional BPJN Provinsi Aceh. Somasi ini buntut kelambanan pemerintah memulihkan jalan nasional yang rusak akibat bencana hidrometeorologi sejak November 2025 lalu.
Kalau
kebergenancing.com *
*Bener Meriah, 22 April 2026* – Ketua Partai Solidaritas Indonesia PSI Kabupaten Aceh Tengah, Yaser Arafat, mendesak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat PUPR segera mencopot Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional BPJN Provinsi Aceh. Desakan itu buntut penutupan
kebergenancing.com Aceh Tengah* Dinamika politik di Kabupaten Aceh Tengah kembali memanas. Juliani, yang sebelumnya menjabat Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Aceh Tengah, resmi berpindah haluan ke Partai Solidaritas Indonesia Kabupaten Aceh Tengah.
Keputusan Juliani bergabung ke partai