16 Juli 2026

Jalan Rusak Pascabencana Aceh Tengah Belum Diperbaiki,Serasa Melintasi Jalan Sirathol Mustaqim/Neraka

"Foto by " Kondisi Jalan Kuyun Uken Yang Berlumpur Pascabencana Herdrometreologi

kebergenancing.com Takengon – ‎ ‎Lima bulan pascabencana, sistem pemulihan di Kabupaten Aceh Tengah dinilai belum menunjukkan titik terang. Masyarakat di beberapa kecamatan masih mengeluhkan lambatnya penanganan, terutama terkait bantuan hunian dan perbaikan infrastruktur jalan. ‎(16/04/2026)‎

Salah satu akses yang menjadi sorotan adalah jalan lintas Pepalang–Berawang Gading di Kampung Kuyun Uken. Warga mengaku kesulitan melintasi jalan tersebut karena proses pembersihan lumpur pascabencana dinilai tidak tuntas. ‎

‎“Sudah beberapa kali tim turun untuk memperbaiki, namun jalan tetap belum bisa dilintasi dengan layak. Terkesan hanya perbaikan seadanya demi penghematan anggaran,” ungkap salah satu warga. ‎ ‎Kondisi diperparah saat hujan lebat turun. Material lumpur kembali menutup badan jalan yang dilintasi warga setiap hari.

 Masyarakat khawatir kondisi ini dapat memakan korban jika tidak segera ditangani secara serius. ‎ ‎_"Hejeb di liwet kamini"_, susah kali kami lewat, keluh seorang warga yang diwawancarai bersama istrinya. Pernyataan senada disampaikan Abdul Salim, warga setempat yang rutin melintasi jalan tersebut. “Kalau begini terus, kami masyarakat bisa menjadi korban. Perbaikan jangan asal-asalan, hanya datang sebentar tapi jalan belum normal. Kalau memperbaiki harus serius,” tegas Abdul Salim. ‎ ‎

Ia menambahkan, pernyataan ini merupakan teguran dari masyarakat kalangan bawah terhadap Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah. ‎ ‎Hingga hampir enam bulan pascabencana, warga menyebut belum ada perbaikan signifikan pada akses jalan dan sektor lainnya. 

Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah diharapkan segera mengedepankan rasa empati dan mempercepat pemulihan demi meringankan beban masyarakat terdampak. ‎ ‎

Editor: Arafat